|
‘Koperasi Harus Bercitra Bagus dan Kompetitif’ |
|
|
Keberadaan koperasi simpan pinjam (KSP) selama ini telah berperan dalam melayani para pengusaha mikro kecil serta masyarakat umum di tingkat pedesaan maupun perkotaan, melalui produk layanan berupa penyaluran dana pinjaman serta simpanan. Produk layanan itu terutama ditujukan terhadap anggota yang berhasil dihimpun.
Khusus di Jawa Timur, sejauh ini terdapat 9.669 unit KSP dengan jumlah anggota sebanyak 5,3 juta orang. Asetnya mencapai Rp3,8 triliun dan nilai pinjaman yang dikucurkan Rp3,6 triliun. Ke depan, kinerja KSP tentu harus selalu ditingkatkan seiring ketatnya persaingan dengan lembaga pendanaan/keuangan lain dalam melayani masyarakat. Pesaing-pesaing itu terutama bank umum maupun bank perkreditan rakyat (BPR) yang juga memiliki produk layanan serupa dan telah didukung dengan manajemen serta performance/tampilan phisik lebih bagus.Selain aspek tersebut, KSP juga masih sering dikesankan sebagai ‘bank thithil’ alias pemberi pinjaman dengan bunga tinggi. Citra demikian perlu dihapuskan dengan membuktikan bahwa KSP merupakan lembaga keuangan mikro (LKM) non-bank yang tidak membebani masyarakat ataupun pengusaha mikro kecil. |
|
Read more...
|
|
|
|
|