You are here > Home Laporan Utama Edisi 2009 Juli Bina Usaha Model KWSU Bhakti Asta Makmur
Wed 08 Feb 2012
Bina Usaha Model KWSU Bhakti Asta Makmur Cetak Surel
Apa yang dilakukan Koperasi Wanita Serba Usaha Bhakti Asta Makmur (KWSU BAM), Malang merupakan contoh peran lembaga perkoperasian dalam membina usaha anggotanya. Sehingga anggota koperasi juga diberdayakan guna mengembangkan naluri bisnis yang dimilikinya.Koperasi beranggotakan 1.312 orang dengan wilayah kerja di Kota Malang itu sejauh ini telah melakukan pembinaan usaha berupa pembudidayaan tanaman organik, industri dan perdagangan serta aneka kerajinan, konvensi maupun makanan kecil.
Langkah tersebut didasarkan atas pembentukan KWSU BAM sedari awal yakni pada 30 Maret 1998, yang ditujukan untuk menambah pendapatan anggota serta masyarakat di lingkungannya. Para pendirinya meliputi Evita Handayani, Benedicta Hermin Ratna, Djajus Effendi, Mawatsih Nur Sarwonanik.Semula anggotanya terdiri dari arisan beberapa orang dari Ikatan Pengusaha Mobil Malang (IPMM), dengan usaha awal sekitar budidaya jamur (tiram putih, abalone, shitake, kuping) serta simpan pinjam.
Selanjutnya, pada 30 Maret 2006 berubah menjadi koperasi wanita dengan sistem tanggung renteng dan didaftarkan ke Pusat Koperasi Wanita Jawa Timur (Puskowanjati) sebagai anggota ke 45.Ketua KWSU BAM, Evita, menjelaskan koperasi tersebut memiliki pos daya yang bertujuan memberdayakan anggota. Upaya pemberdayaan yang dilakukannya tidak melulu pembinaan sebagai anggota koperasi yang aktif, tetapi juga dalam merintis dan mengembangkan usaha.
Tentu saja anggota dalam merintis usaha diberikan pinjaman dana dengan besaran berkisar Rp600.000 – Rp10 juta per orang.Terkait dengan pengembangan usaha, pihak KWSU BAM membentuk divisi yang berperan membina bagian budidaya, industri dan perdagangan. Di lain pihak, anggota dikelompokkan sesuai bidang usaha yang ditanganinya.
“Pembina harus ikut bertanggungjawab atas keberhasilan anggota melalui pembentukan kelompok hingga pemasaran dan manajemen sederhana usaha. Aspek-aspek ini penting guna mencapai keberhasilan usaha,” ujar Evita tatkala ditemui belum lama ini.

Jus buah
Sebelumnya, KWSU BAM telah melakukan pembinaan terhadap berbagai usaha anggotanya berupa produksi kerajinan hias maupun pakai seperti souvenir, konveksi, sulam pita, peralatan rumah tangga. Kemudian para anggota koperasi tersebut sejak awal tahun ini mengembangkan usaha di bidang produksi jus apel, jambu merah dan anggur. Produsen minuman sehat alami itu menamakan diri JP Group sebab terdiri dari puluhan orang.
Aneka jus itu diemas dalam botol ukuran 120 ml dengan harga jual Rp3.000, 160 ml seharga Rp6.000 dan 600 ml seharga Rp 10.000. Tampilan dan kualitas produknya tidak kalah dengan produk sejenis yang dihasilkan perusahaan swasta skala menengah besar. “Sasaran pembelinya adalah kalangan menengah, dan sejauh ini kami telah memiliki pelanggan tetap yakni sebuah rumah sakit bersalin di Malang,” papar Evita, yang juga Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Daerah Malang.
Usaha itu mengandalkan potensi bahan baku lokal, dimana bahan baku buah apel dan jambu merah didapatkan melalui pembudidayaan di Kota Batu, sedangkan anggur dari Probolinggo. Pemrosesannya dilakukan di Malang dengan kapasitas 500 unit kemasan per dua hari, sedangkan jadwal kadaluarsanya lebih pendek sebab tanpa bahan pengawet.
“Produsennya memutuskan untuk tidak memberi bahan pengawet agar berbeda dengan produk lain yang telah beredar di pasaran,” tambahnya.Berdasarkan evaluasi selama satu semester, industri jus buah dinilai prospektif. Ke depan, pihak KWSU BAM masih akan menggencarkan pembinaan terhadap jenis-jenis usaha lainnya yang ditangani anggotanya, seiring besarnya peluang bisnis.Untuk memotivasi dan meningkatkan pengetahuan bisnis anggota, KWSU BAM juga mengirimkan anggota dalam pendidikan & latihan serta seminar antara lain yang diselenggarakan PTHM Sampoerna Tbk di Kab. Pasuruan.
 

KAMAR DAGANG INDUK USAHA MIKRO KECIL MENENGAH
[ K A D I N U M K M ]

Jl. Bung Tomo 8A - Surabaya
Telp. (031) 501 5264, Fax. (031) 501 5276
- Best Viewed In 1280 x 1024 Resolution Using Firefox -