|
SDM KSP/USP di Jatim perlu Disertifikasi |
|
|
Dalam melayani masyarakat, khususnya anggota, kualitas sumberdaya manusia (SDM) koperasi simpan pinjam/unit simpan pinjam (KSP/USP) merupakan faktor penting untuk ditingkatkan. Upaya ke arah itu adalah dengan melakukan sertifikasi SDM, sehingga para pengelola KSP/USP ke depan mampu beroperasi setara perbankan.Profesionalisme pengelola KSP/USP akan menjadikan lembaga perkoperasian tidak kalah dengan lembaga perbankan/keuangan dalam memberikan layanan secara berkualitas.Langkah itulah yang kini tengah dilakukan Dinas Koperasi & Usaha Mikro Kecil dan Menengah Jawa Timur melalui pensertifikasian manajer dan karyawan dari belasan ribu KSP/USP yang tersebar di seluruh Jatim. Pensertifikasian tersebut dikerjasamakan dengan lembaga sertifikasi dari Jakarta melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). |
|
Read more...
|
|
|
3.750 KOPWAN Segera Dibentuk di Jatim |
|
|
Pemprov Jatim melalui Dinas Koperasi & Usaha Mikro Kecil dan Menengah Jawa Timur terus mematangkan upaya pemberdayaan lembaga keuangan mikro (LKM) melalui koperasi wanita (kopwan), melalui koordinasi secara intens dengan dinas yang membidangi koperasi dan UMKM tingkat kabupaten/kota.Program yang diimplementasikan berupa peningkatan kegiatan ekonomi oleh perempuan itu dilakukan melalui terbentuknya 3.750 kopwan di 3.750 desa/kelurahan.
Masing-masing kopwan difasilitasi bantuan permodalan senilai Rp25 juta menggunakan anggaran APBD I Prov.Jatim berupa dana hibah. Penggunaan modal kerja itu diharapkan akan terus meningkat dalam bentuk pinjaman, sehingga usaha ekonomi produktif yang digeluti perempuan anggota koperasi juga dapat berkembang. Sasaran dari semua itu adalah meningkatnya taraf hidup keluarga anggota koperasi.Saat ini Diskop & UMKM Jatim telah melewati tahap koordinasi dengan instansi yang membidangi koperasi dan UMKM tingkat kabupaten/kota se-Jatim. Selanjutnya akan segera dilakukan pembentukan kopwan di perdesaan melalui seleksi dari Pemkab/Kota. |
|
Read more...
|
|
|
|
|
|