|
Tantangan Koperasi & UKM |
|
|
Pengalaman menghadapi krisis ekonomi sebelumnya koperasi dan UKM masih tetap bertahan, namun pada krisis ekonomi global saat ini koperasi dan UKM diharapkan mampu menjawab tantangan ekonomi ke depan. Dengan marak munculnya lembaga keuangan mikro seperti ventura, BPR dlsb. Lembaga itu menjual produk yang sangat mudah diakses oleh masyarakat, dengan agungan seminimal mungkin dan kemudahan pencairan yang hanya memakan waktu 2,5 jam.
Tidak heran bila setiap pagi gedung mungil di Jl. Raya Jenggolo, Sidoarjo, yang bertitel sebagai ”... (red)... Finance” itu selalu dijubeli orang. Kecuali masyarakat membutuhkan layanan leasingnya juga kebutuhan kredit kecil diperlukan pula. Dan lembaga itu bisa melayaninya. Promosi secara besar-besaran dilakukan pula dengan memasang baliho besar yang bertuliskan ”hanya dengan 250 ribu, Anda dapat membawa pulang sepeda motor baru...!” Hal-hal seperti itulah yang hampir tidak pernah saya temui di Koperasi Simpan Pinjam ataupun USP. Yang tertulis di depan kantor KSP/USP hanyalah nama koperasi itu, dan tidak ada kalimat atau kata-kata yang mengarah pada promosi produknya.
|
|
Read more...
|
|
|
Profesionalisme Manajer Wanita |
|
|
Sebut saja namanya Wiwit. Dalam waktu 15 bulan sejak ia masuk menjadi Manajer KSP Dewi Shinta, Kabupaten Blitar, omzet koperasinya melonjak dari Rp. 60 juta/bulan menjadi Rp. 350 juta / bulan. Begitu juga Asset Koperasi yang semula hanya Rp. 600 juta, kini melonjak menjadi Rp 2 milyar lebih. Sungguh suatu prestasi luar biasa yang diraih koperasi dengan figur manajernya yang wanita.Wanita yang selama ini dikonotasikan sebagai konco wingking, mulai mengalami pergeseran. Bukan sekedar pinter macak dan masak, namun potensi terpendam yang ada pada dirinya jarang bahkan hampir tidak teraktualisasikan. Jumlah KSP di Jawa Timur yang kini mencapai 9.695 hampir 90% manajernya adalah Pria. Mungkin hal ini dianggap Pria lebih rasional dan fleksibel dalam hubungan interpersonalnya dengan anggota / nasabah. Memang tidak dipungkiri lagi jika Pria mempunyai gerak lebih bebas, langkah yang lebih lebar dan lebih mengedepankan daya nalar. |
|
Read more...
|
|
|
Dari Bumi Nyiur Melambai |
|
|
Berombongan kami tlah siap di Bandara Juanda Surabaya pada pagi itu, 6 Agustus 2009 menuju bumi nyiur melambai ~ Manado. Kami menyelenggarakan kegiatan studi banding dalam rangka “ Pengembangan e-government dan Studi Analisa Data KUMKM “ dengan diikuti sekitar 25 orang Staf Dinas Koperasi dan UMKM Prov. Jatim, khususnya di Sekretariat.Setelah 2 jam lebih kami berada di udara, pesawat Sriwijaya yang kami tumpangi bersiap mendarat. Saya mulai melihat laut biru yang mengelilingi Pulau Sulawesi, ombak putih dipinggir pantai dan akhirnya daratan Propinsi Sulawesi Utara, Manado. Nyiur melambai-lambai. Benar yang dikatakan orang, bahwa Propinsi Sulawesi Utara merupakan penghasil kopra. Dan sekarang tlah berkembang lagi, kayu pohon kelapa, VGO ( Virgin Coconut Oil ) dihasilkan pula. |
|
Read more...
|
|
|
|
|
|
|
Page 1 of 2 |